top of page
BG line.png

Produk Kendali Persepsi – 1

MANAJEMEN NARASI

Menentukan arah komunikasi pemerintahan.

Tantangan Pemerintah

  1. Pemerintah berbicara dengan satu suara.

  2. Pesan pemerintah menjadi lebih kuat dan mudah dipahami.

  3. Program lebih terasa oleh Masyarakat.

  4. Kebijakan lebih dekat dengan kebutuhan public.

  5. Kepercayaan publik terhadap pemerintah meningkat.

DAMPAK

Pendekatan ICONS

  1. Penyusunan narasi strategis pemerintah.

  2. Penguatan narasi kepemimpinan kepala daerah.

  3. Penyelarasan key message lintas OPD.

  4. Framing kebijakan berbasis isu dan persepsi public.

  5. Terhubung dengan sistem isu dan early warning system (EWS)

  1. Narasi berbasis data, insight, dan dinamika public.

  2. Terintegrasi dengan sistem isu dan persepsi public.

  3. Konsisten lintas OPD dan program pemerintahan.

  4. Dirancang untuk kebutuhan komunikasi kepemimpinan daerah.

  5. Fokus pada arah komunikasi, bukan sekadar publikasi.

Mengapa ICONS berbeda

  1. Pesan pemerintah sering tidak konsisten.

  2. Program tidak terasa oleh public.

  3. OPD menyampaikan pesan yang berbeda-beda.

  4. Kebijakan baik tidak tersampaikan dengan kuat.

  5. Komunikasi pemerintah mudah dipengaruhi dinamika isu public.

  1. Pemerintah memiliki arah komunikasi yang lebih jelas.

  2. Narasi program disusun berbasis data dan isu public.

  3. Key message lintas OPD menjadi selaras.

  4. Komunikasi lebih terarah dan terukur.

  5. Kepemimpinan daerah memiliki narasi yang kuat dan konsisten.

Dengan icons

BG line.png

Produk Kendali Persepsi – 2

MANAJEMEN ISU

Mengendalikan Arah Isu Publik Sejak Awal.

Tantangan Pemerintah

  1. Pemerintah mengetahui isu sejak tahap awal.

  2. Respon menjadi lebih cepat, tepat, dan terukur.

  3. Isu tidak berkembang liar tanpa kendali.

  4. Risiko krisis komunikasi dapat dikurangi.

  5. Pemerintah lebih siap menghadapi dinamika publik

DAMPAK

Pendekatan ICONS

  1. Monitoring isu dan percakapan publik secara real-time.

  2. Analisis sentimen dan tren opini public.

  3. Identifikasi isu strategis dan prioritas daerah.

  4. Pemetaan aktor, sumber, dan penyebaran isu.

  5. Penyusunan rekomendasi arah respon dan komunikasi

  1. Isu publik sering terlambat terdeteksi.

  2. Pemerintah tidak mengetahui arah percakapan publik secara cepat.

  3. Respon terhadap isu sering lambat dan tidak terarah.

  4. Isu berkembang tanpa kendali hingga menjadi krisis.

  5. Risiko reputasi meningkat akibat salah membaca situasi public.

  1. Berbasis data real-time, bukan sekadar laporan berkala.

  2. Terintegrasi dengan EWS, analytics, dan komunikasi public.

  3. Fokus pada arah, risiko, dan eskalasi isu.

  4. Terhubung langsung dengan sistem narasi dan respon komunikasi.

  5. Membantu pemerintah membaca situasi sebelum isu membesar

Mengapa ICONS berbeda

  1. Pergerakan isu terpantau secara real-time.

  2. Isu strategis dan prioritas dapat diidentifikasi lebih awal.

  3. Arah sentimen dan opini publik lebih mudah dipahami.

  4. Pemerintah memiliki arah respon yang lebih tepat.

  5. Risiko eskalasi isu dan krisis dapat ditekan

Dengan icons

BG line.png

Produk Kendali Persepsi – 3

PENGEMASAN INFORMASI PUBLIK

Membuat kebijakan dipahami, diterima, dan dipercaya.

Tantangan Pemerintah

  1. Pesan pemerintah lebih jelas dan mudah dipahami.

  2. Kebijakan lebih mudah diterima public.

  3. Komunikasi menjadi lebih tepat sasaran.

  4. Informasi publik terasa lebih relevan dan dekat.

  5. Kepercayaan publik terhadap pemerintah meningkat

DAMPAK

Pendekatan ICONS

  1. Penyederhanaan bahasa dan substansi kebijakan.

  2. Penyusunan storyline komunikasi public.

  3. Pengembangan materi komunikasi dan media publikasi.

  4. Penyusunan talking points pejabat.

  5. Produksi konten komunikasi strategis lintas kanal.

  1. Bahasa kebijakan sering terlalu teknis dan sulit dipahami public.

  2. Pesan pemerintah tidak tersampaikan secara sederhana dan menarik.

  3. Materi komunikasi antar OPD tidak konsisten.

  4. Informasi publik sering tidak tepat sasaran.

  5. Kebijakan baik tidak terasa dekat dengan Masyarakat.

  1. Berbasis narasi, insight, dan persepsi public.

  2. Materi siap digunakan langsung, bukan sekadar konsep.

  3. Konsisten lintas kanal komunikasi dan OPD.

  4. Dirancang untuk kebutuhan publik, bukan hanya internal pemerintah.

  5. Fokus pada pemahaman publik terhadap kebijakan.

Mengapa ICONS berbeda

  1. Pesan kebijakan disederhanakan tanpa kehilangan substansi.

  2. Informasi publik dikemas lebih jelas, terarah, dan mudah dipahami.

  3. Materi komunikasi menjadi lebih konsisten lintas kanal dan OPD.

  4. Pejabat memiliki talking points yang lebih siap digunakan.

  5. Komunikasi publik menjadi lebih dekat dengan Masyarakat.

Dengan icons

BG line.png

Produk Kendali Persepsi – 4

MANAJEMEN MEDIA

Mengendalikan distribusi informasi dan arah pemberitaan.

Tantangan Pemerintah

  1. Pemberitaan lebih terkendali dan terarah.

  2. Informasi pemerintah lebih tepat sasaran.

  3. Pemerintah tidak lagi hanya bersifat reaktif.

  4. Narasi pemerintah lebih dominan dalam ruang public.

  5. Distribusi komunikasi menjadi lebih efektif dan terukur.

DAMPAK

Pendekatan ICONS

  1. Pemetaan media dan kanal komunikasi strategis.

  2. Penyusunan strategi media dan agenda setting.

  3. Pengelolaan relasi media secara terarah.

  4. Monitoring pemberitaan dan eksposur secara real-time.

  5. Penentuan kanal dan target distribusi informasi.

  1. Pemberitaan tidak terarah dan sulit dikendalikan.

  2. Informasi pemerintah tidak selalu sampai ke target public.

  3. Pemerintah sering bersifat reaktif terhadap media.

  4. Distribusi pesan tidak konsisten antar kanal komunikasi.

  5. Narasi pemerintah kalah oleh isu dan percakapan public.

  1. Berbasis data, isu, dan insight public.

  2. Terintegrasi dengan narasi, analytics, dan EWS.

  3. Fokus pada distribusi dan kendali persepsi, bukan sekadar publikasi.

  4. Menghubungkan media, isu, dan arah komunikasi pemerintah.

  5. Dirancang untuk memperkuat posisi pemerintah dalam ruang public.

Mengapa ICONS berbeda

  1. Strategi media dan distribusi informasi menjadi lebih terarah.

  2. Pesan pemerintah sampai ke target publik yang tepat.

  3. Relasi media dikelola secara lebih strategis.

  4. Pemberitaan dan eksposur dapat dipantau secara real-time.

  5. Pemerintah memiliki kendali lebih baik terhadap arah komunikasi public.

Dengan icons

BG line.png

Produk Kendali Persepsi – 5

MANAJEMEN TARGET PUBLIK

Mengarahkan komunikasi kepada publik yang tepat.

Tantangan Pemerintah

DAMPAK

  1. Komunikasi menjadi lebih tepat sasaran.

  2. Pesan pemerintah lebih efektif diterima public.

  3. Dukungan publik terhadap program meningkat.

  4. Kebijakan lebih mudah diterima oleh kelompok strategis.

  5. Pemerintah memahami siapa yang perlu diprioritaskan dalam komunikasi public.

Pendekatan ICONS

  1. Identifikasi dan pemetaan kelompok publik strategis.

  2. Analisis karakter, kebutuhan, dan persepsi tiap segmen.

  3. Penentuan prioritas target berdasarkan pengaruh dan kepentingan.

  4. Penyusunan strategi komunikasi per segmen public.

  5. Rekomendasi pendekatan, pesan, dan kanal komunikasi.

  1. Komunikasi pemerintah masih bersifat umum dan tidak tersegmentasi.

  2. Pesan tidak selalu sampai kepada kelompok publik yang tepat.

  3. Pemerintah sulit memahami karakter dan kebutuhan tiap segmen public.

  4. Dukungan publik tidak optimal karena pendekatan komunikasi kurang tepat.

  5. Strategi komunikasi sering tidak sesuai dengan target yang ingin dipengaruhi

  1. Berbasis data, insight, dan dinamika public.

  2. Terintegrasi dengan narasi, media, dan analytics.

  3. Fokus pada hasil dan dukungan publik, bukan sekadar aktivitas komunikasi.

  4. Strategi dirancang spesifik untuk tiap target public.

  5. Membantu pemerintah memahami siapa yang paling perlu dipengaruhi.

Mengapa ICONS berbeda

  1. Kelompok publik strategis dapat dipetakan lebih jelas.

  2. Pendekatan komunikasi disesuaikan dengan karakter tiap segmen.

  3. Pesan pemerintah menjadi lebih tepat sasaran.

  4. Strategi komunikasi lebih efektif dan terarah.

  5. Dukungan dan penerimaan publik terhadap kebijakan meningkat

Dengan icons

BG line.png

Produk Kendali Persepsi – 6

MANAJEMEN KRISIS KOMUNIKASI

Mengendalikan krisis sebelum menjadi krisis kepercayaan.

Tantangan Pemerintah

DAMPAK

  1. Krisis lebih cepat terkendali.

  2. Respon pemerintah menjadi lebih cepat dan terarah.

  3. Pesan pemerintah tetap konsisten di ruang public.

  4. Kepanikan dan eskalasi isu dapat ditekan.

  5. Kepercayaan publik tetap terjaga

Pendekatan ICONS

  1. Deteksi dini potensi krisis melalui EWS.

  2. Penyusunan narasi dan key message krisis.

  3. Penentuan posisi dan sikap komunikasi pemerintah.

  4. Koordinasi komunikasi lintas OPD.

  5. Penyusunan strategi respon dan pemulihan komunikasi.

  1. Krisis sering terlambat terdeteksi dan direspons.

  2. Informasi berkembang simpang siur di ruang public.

  3. Respon pemerintah tidak terarah dan berbeda antar OPD.

  4. Kepanikan publik meningkat akibat komunikasi yang tidak terkendali.

  5. Kepercayaan publik cepat menurun saat krisis terjadi.

  1. Terhubung dengan sistem EWS dan deteksi isu lebih awal.

  2. Menggunakan narasi terpusat dan single message.

  3. Respon komunikasi terstruktur lintas OPD.

  4. Fokus pada kendali komunikasi dan kepercayaan public.

  5. Membantu pemerintah tetap tenang, terarah, dan dipercaya saat krisis.

Mengapa ICONS berbeda

  1. Potensi krisis dapat dideteksi lebih awal.

  2. Pemerintah memiliki arah respon yang jelas dan terstruktur.

  3. Narasi krisis menjadi satu suara (single message).

  4. Komunikasi lintas OPD lebih terkoordinasi.

  5. Kepercayaan publik lebih terjaga selama krisis berlangsung

Dengan icons

BG line.png

Produk Kendali Persepsi – 7

MANAJEMEN POST-BUY

Mengukur dampak komunikasi dan memastikan perbaikan berkelanjutan.

Tantangan Pemerintah

DAMPAK

  1. Semua langkah komunikasi menjadi lebih terukur.

  2. Strategi dan pendekatan dapat terus disempurnakan.

  3. Penggunaan kanal komunikasi menjadi lebih efektif.

  4. Dampak komunikasi lebih berkelanjutan.

  5. Pemerintah memiliki dasar evaluasi yang lebih kuat untuk langkah berikutnya.

Pendekatan ICONS

  1. Pengukuran dampak komunikasi terhadap persepsi public.

  2. Analisis perubahan opini dan sentimen Masyarakat.

  3. Evaluasi efektivitas strategi dan kanal komunikasi.

  4. Identifikasi gap antara pesan dan persepsi public.

  5. Penyusunan rekomendasi perbaikan berbasis data.

  1. Program komunikasi berjalan tanpa ukuran dampak yang jelas.

  2. Pemerintah sulit mengetahui perubahan persepsi public.

  3. Strategi komunikasi sering berbasis asumsi.

  4. Tidak diketahui kanal dan pendekatan mana yang paling efektif.

  5. Perbaikan komunikasi tidak berbasis data dan evaluasi nyata.

  1. Tidak berhenti pada implementasi, tetapi mengukur dampak nyata.

  2. Berbasis data dan perubahan persepsi public.

  3. Menghubungkan komunikasi dengan hasil dan outcome kebijakan.

  4. Membentuk siklus evaluasi dan perbaikan berkelanjutan.

  5. Membantu pemerintah memahami apa yang berhasil dan apa yang perlu diperbaiki.

Mengapa ICONS berbeda

  1. Dampak komunikasi dapat diukur secara lebih jelas.

  2. Perubahan opini dan sentimen publik dapat dipantau.

  3. Strategi komunikasi terus diperbaiki berdasarkan data.

  4. Pemerintah mengetahui pendekatan yang paling efektif.

  5. Komunikasi menjadi lebih efisien dan berkelanjutan.

Dengan icons

bottom of page